Lompat ke isi utama
x

Tulis pertanyaan anda tentang Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

Komentar

Bagaimana cara mendapatkan ijin operasional madrasah Diniyah?

Terima kasih atas pertanyaan saudara,

Untuk mendapatkan izin pendirian madrasah diniyah, harap datang ke bagian PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul dengan membawa persyaratan sebagai berikut :

  1. Proposal
  2. Surat Permohonan yang diketahui oleh RT/Kepala dusun, Kepala desa setempat, Kepala KUA, Camat (Proposal)
  3. Visi dan Misi (Proposal)
  4. Susunan Pengurus (Proposal)
  5. Kurikulum Pelajaran (Proposal)
  6. Jadwal Pelajaran (Proposal)
  7. Data guru pengajar (Proposal)
  8. Daftar Santri (Proposal)
  9. Sarana Prasarana yang dimiliki (Proposal)
  10. Foto Gedung dan Kegiatan (Jika Memungkinkan) (Proposal)
  11. Memiliki Guru minimal 2 orang
  12. Memiliki Santri minimal 10 anak aktif
  13. Memiliki Tempat atau ruang belajar yang memadai
  14. Ada Mata Pelajaran : Al quran dan Hadist, Sejarah Kebudayaan Islam, Ibadah, Figh, Bahasa Arab, Aqidah, akhlaq Praktek ibadah
  15. Pembelajaran sebanyak 18 jam dalam setiap minggu
  16. Surat Permohonan yang ditujukan kepada Kakankemenag Cq Kasi PD Pontren

Terima kasih atas pertanyaannya. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul memiliki layanan di unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk keperluan Izin Pendirian Pondok Pesantren. Adapun syarat yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki Kelengkapan 5 unsur yakni memiliki : Kyai, Tuan Guru, Gurutta/anre gurutta, inyiak, syekh, ustad atau sebutan lain sesuai kekhasan wilayah masing-masing
  2. Santri yang mukim di pesantren minimal 15 orang
  3. Pondok atau asrama
  4. Masjid, musholla
  5. Kajian kitab kuning yang berkelanjutan (kurikulum pondok)
  6. Mengembangkan Jiwa atau Karasteristik pesantren terutama aspek jiwa NKRI dan nasionalisme
  7. Memiliki Legalitas hukum yang sah baik berupa yayasan atau lainnya yang dibuktikan dengan akta notaris dan NPWP yang masih berlaku
  8. Memiliki bukti kepemilikan tanah milik atu wakaf yang sah atas nama yayasan atau lembaga
  9. Memiliki susunan pengurus yayasan/lembaga yang cukup
  10. Memiliki surat keterangan domisili dari kantordari kantor kelurahan/desa setempat
  11. Mendapat surat rekomendasi izin operasional dari kantor urusan agama (KUA) setempat
  12. Mengisi formulir yang telah disediakan
  13. Mengajukan surat permohonan izin operasional kepada kepala Kemenag Kabupaten
  14. Surat Permohonan (Proposal) dibuat rangkap 2 (dua) ditujukan Kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantul dan Kepada Ketua FKPP

Silahkan datang kelayanan PTSP untuk mengajukan berkas dan konsultasi lebih lanjut.

Bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan sarana prasarana Ruang Kelas Baru untuk KBM MADIN?

Assalamu'alaikum wr wb pak mau nayak bagaimana cara mendapatkan izin operasional jika qt ingin membagi lembaga yg sudah mendaptkan izin biar izinnya menjadi mts putra dan mts putri...??

Kepada siapa kami mengajukan proposal bantuan...?

Tambah komentar baru

Komentar

  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.