Lompat ke isi utama
x
Guru baru

Mocopatan, MTsN 6 Bantul Kedatangan Guru Baru

Bantul (MTsN 6 Bantul) - Guru Bimbingan Konseling dan Olahraga yang berstatus sebagai CPNS melakukan unjuk muka di MTsN 6 Bantul sesuai dengan SK yang terhitung mulai tanggal 14 Januari 2021. Galih Bekti Nugroho asli Kendal dan Putri Pamungkas Cahyaneng Tyas asal Kediri bersemuka dengan Mafrudah Kepala MTsN 6 Bantul, Rina Harwati Wakil Kepala Urusan Kurikulum, Ritaningsih Sudjoko, Sutarti, dan Suwarji selaku guru pembimbing di ruang kepala madrasah pada Senin (19/1).

Sesuai panduan penyelenggaraan kegiatan Masa Orientasi Calon Pegawai Aparatur Sipil Negara (MOCOPATAN) tahun 2019 dua guru baru tersebut melakukan kegiatan off campus (satuan kerja masing-masing) guna mencatat struktur satker, wawancara dengan pimpinan, dan membuat laporan terkait pemahaman tugas pokok dan fungsi, menemukan masalah, serta inovasi yang akan dilakukan selama empat hari lamanya.

Setelahnya, Jumat (22/1) laporan yang dibuat diserahkan ke Kanwil serta dievaluasi. Dalam sambutannya Mafrudah mengucapkan selamat bergabung di MTsN 6 Bantul seraya berharap bahwa kedatangan dua guru tersebut dalam berkontribusi positif guna memajukan madrasah. "Alhamdulillah, selamat atas profesi baru yang disandang, semoga kehadiran Bapak/Ibu akan berkontribusi dalam kemajuan madrasah kita tercinta ini," ujarnya.

Selanjutnya, ucapan serta sambutan hangat juga disampaikan oleh Ritaningsih Sudjoko dan Sutarti selaku guru BK. "Insyaallah kami akan membimbing semaksimal kemampuan yang kami miliki. Terus terang kami merasa senang atas kedatangan guru sekaligus mitra kami berdua dalam mendampingi para siswa," kata Rita, Koordinator BK.

Sementara itu, Rina Harwati saat diwawancara mengenai pelaksanaan pembelajaran secara daring di masa pandemi ini mengatakan masih adanya beberapa kendala terkait kesiapan fisik dan mental siswa dalam mengikuti secara penuh semua materi yang disampaikan oleh guru. "Guru-guru sudah berupaya semaksimal mungkin untuk segera menghubungi siswa yang tidak aktif mengikuti pembelajaran. Meski demikian, kesuksesan pelaksanaan pembelajaran nontatap muka ini akan berhasil jika orang tua di rumah juga mendampingi secara intensif," papar Rina.

"Semoga melalui program MOCOPATAN ini para CPNS dapat memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran sebelum mereka benar-benar terjun untuk mengajar," pungkas Rina. (rin)