Lompat ke isi utama
x

Sejak zaman Belanda urusan agama khususnya islam telah diatur sesuai dengan sistem pemerintahan yang berlaku. Pada masa pemerintahan Bupati Bantul, pelayanan pernikahan dan perceraian telah dilaksanakan.

 

Tugas pelayanan pernikahan dan perceraian pertama kali dijabat oleh K.H. Abdullah Suyuti sebagai Penghulu Lurah Naib Bantul dengan menempati rumah pribadi di depan Masjid Jamasba Bantul sebagai kantor pelayanan masyarakat.

 

Penghulu Lurah Naib Bantul ini selanjutnya menjadi cikal bakal berdirinya Kantor Departemen Agama Kabupaten Bantul.

 

Dalam perkembangannya, Penghulu Lurah Naib berubah nama menjadi Kementerian Agama yang dipimpin oleh K.H. Maksum dimana tugas pokok dan fungsinya tidak sekedar melayani pernikahan dan perceraian, namun juga pelayanan imam dan khotib yang dalam perkembangannya menjadi Penerangan Agama Islam.

 

Tanggal 3 Januari 1946 diumumkan berdirinya Kementerian Agama sesuai dengan Ketetapan Pemerintah Nomor 1/SD/1946 di Yogyakarta. Menteri Agama saat itu adalah K.H. Rosyidi, B.A.

 

Berdasar KMA nomor 9 tahun 1952 dengan menggunakan Holding Company yang dikenal dengan nomenklatur jawatan, Kepala Kantor Jawatan Agama Kabupaten Bantul dijabat oleh K.H. Matori Al Huda.

 

Berdasarkan KMA nomor 53 tahun 1971 Departemen Agama menjalankan perubahan nomenklatur dari perwakilan menjadi Kantor Wilayah Departemen Agama untuk tingkat Provinsi dan Kantor Departemen Agama untuk tingkat Kabupaten/Kota.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul berturut-turut dijabat oleh:

Zahrowi Suyuti : 1971 - 1982
Moh Sowabi : 1982 - 1984
H. Djuremi Bakri : 1984 - 1988
Drs. Ibnu Abdul Mundzir : 1988 - 1990
Drs. H. Sudijono : 1990 - 1997
Drs. H. Sya'roni : 1997 - 2000
Drs. H. Bukhori Muslim, M.Pd.I : 2000 - 2008
Drs. H. Suharto Djuweni, M.Pd.I : 2008 - 2009
Drs. H. Muntachob, M.H.I : 2009 - 2011
'Drs. H. Abdul Madjid, M.A : 2011 - 2016
Drs. H. Buchori Muslim. M.Pd.I : 2016 - sekarang